Dosen dan mahasiswa Program Studi Tadris Matematika melaksanakan program pengabdian masyarakat. Kesempatan kali ini mengambil tema “Workshop Aplikasi Geogebra dan liveworksheets ” bagi guru-guru Madrasah Tsanawiyah Negeri se-kota Jambi. Kegiatan dilaksanakan di gedung Program Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Kampus Telanaipura, Senin (1/11/2022).
Pengabdian masyarakat sendiri merupakan proses implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya oleh para dosen langsung kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya mesti menggunakan metodologi ilmiah sebagai cerminan dari Tri Dharma perguruan tinggi.
Saat ditanya Ega Dwi Sahputri (sekretaris Ikatan Mahasiswa Tadris Matematika-IMMATIK), Ainun Mardia, M.Sc. dosen Tadris Matematika sekaligus ketua panitia menyatakan “Secara sederhana, pengabdian masyarakat bisa diartikan sebagai proses implementasi atau penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan yang dimiliki para dosen Prodi Tadris Matematika kepada masyarakat. Sebab sejatinya, dosen tidak hanya dituntut dan diharapkan untuk bisa berbagi ilmu pengetahuan dengan mahasiswa di kampus saja,. Dosen juga dituntut berbagi kepada masyarakat.
Lewat pengabdian masyarakat inilah para dosen memiliki kesempatan untuk bisa menerapkan ilmu yang dimiliki secara langsung. Dimulai dengan memberi pengarahan, atau sosialisasi agar masyarakat tahu teknologi dan ilmu pengetahuan yang disampaikan dosen. Selanjutnya diharapkan masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupannya.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dipandu oleh 10 Dosen Tadris dan 3 orang mahasiswa Tadris Matematika. Pesertanya sebanyak11 orang guru dari Madrasah Tsanawiyah. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak Ali Murtadlo, M.Ag selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika.
Mengawali acara pembukaan, semua peserta memanjatkan doa yang dipimpin oleh M. Nazipurrahman, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dan Mars Madrasah yang dipandu oleh Auliya Dwi Atmaja Putri. Keduanya mahasiswa Prodi Tadris Matematika angkatan 2019.
Dalam sambutannya Bapak Ali Murtadlo, M.Ag menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ini bukan yang pertama, dan tidak hanya di sekita Kota Jambi melainkan sampai ke kabupaten lain di Provinsi Jambi.”
Menyemangati para peserta kaprodi menyatakan, bahwa profesi guru itu amat mulia. Guru adalah profesi yang disebut di urutan pertama oleh Nabi (kun ‘aliman). Sebagai pewaris nabi (waratsatul ambiya’), sebagai pahlawan tanda jasa, dan sebagainya. Menyesuaikan dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, dalam melaksanakan tugas mulianya guru mesti mampu mengembangkan keterampilan 4C siwa. Critical Thinking, Communication, Creative Thinking, dan Collaboration yang didasari dengan nilai-nilai agama (bismirabbika) yang kuat. Bersamaan dengan itu, guru dibekali dengan (antara lain) penguasaan keterampilan menggunakan teknologi (‘allama bil qalam). Karena itulah pengabdian masyarakat dalam bentuk workshop kali ini peserta akan berlatih bersama menggunakan aplikasi Geogebra dan web liveworksheets sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan keterampilan 4C siswa Madrasah Tsanawiyah” kata kaprodi dalam pembukaannya. Usai acara pembukaan, dilanjutkan dengan workshop.

