Tadris Matematika
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tadris Matematika
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Mahasiswa Prodi Tadris Matematika FTK UIN Jambi Raih Juara 3 dan Best Innovation di FIMNAS Scientia 2026

Semarang, 25 Mei 2026 — Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam ajang bergengsi Forum Ilmiah Matematika Nasional (FIMNAS) Scientia 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Perlombaan ini dimulai dengan tahap pengiriman abstrak karya ilmiah oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi ketat oleh dewan juri, sejumlah tim terpilih berhak melaju ke babak final. Adapun babak final berlangsung secara luring (offline) di Universitas Negeri Semarang pada hari Minggu, 24 Mei 2026, di mana para finalis mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri.

Sebanyak 5 tim berhasil lolos ke babak final Mathematics Paper Competition pada ajang FIMNAS Scientia 2026. Rincian finalis adalah sebagai berikut:

  • 2 tim dari Universitas Diponegoro (UNDIP)
  • 2 tim dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • 1 tim dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) selaku tuan rumah

Persaingan pun berlangsung sangat ketat mengingat seluruh finalis merupakan perguruan tinggi ternama di Indonesia. Namun, dua tim dari UIN Jambi berhasil menunjukkan kualitas terbaik mereka dan membawa pulang penghargaan sekaligus mengharumkan nama institusi.

Tim pertama dari UIN Jambi meraih Juara 3 dalam lomba Mathematics Paper Competition. Tim ini beranggotakan Sarini, Adwan Aryadi, dan Ahmad Fajar Al Bikri dengan mengusung judul karya ilmiah “Pengembangan Storybook Matematika dengan Konteks Budaya Jambi pada Materi Transformasi Geometri.” Inovasi mereka menggabungkan unsur kearifan lokal budaya Jambi ke dalam buku cerita matematika, yang dinilai berhasil membuat materi transformasi geometri lebih kontekstual, menarik, dan mudah dipahami.

Tim kedua dari UIN Jambi berhasil menyabet penghargaan spesial sebagai Pemenang Best Innovation. Tim yang terdiri dari Riska Sri Wahyuni, Ani Nuraini, dan Siti Urbaiya ini mempresentasikan karya berjudul “Integrasi BLOKSCAD dalam LKPD Digital Bangun Ruang: Solusi Inovatif dalam Meningkatkan Kemampuan HOTS di Era Digital.” Penggunaan platform Blockscad yang terintegrasi dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital dinilai dewan juri sebagai terobosan cerdas untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Kedua tim tersebut dibimbing oleh dosen pembimbing yang sama, yaitu Muslimahayati, M.Pd., yang dengan konsisten mendampingi para mahasiswa mulai dari penyusunan abstrak, persiapan presentasi, hingga pelaksanaan final pada Minggu, 24 Mei 2026 di UNNES.

Dosen pembimbing mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan dan kerja keras para mahasiswa. “Alhamdulillah, perjuangan panjang dari tahap pengiriman abstrak hingga akhirnya bisa tampil di final nasional pada 24 Mei lalu membuahkan hasil yang membanggakan. Apalagi kita bersaing dengan finalis dari UNDIP dan UNNES yang juga luar biasa. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Tadris Matematika UIN Jambi tidak hanya unggul dalam pedagogi, tetapi juga mampu berinovasi dan bersaing di tingkat nasional,” ujar Muslimahayati, M.Pd.

Salah satu anggota tim juara 3, Sarini, mengaku sangat bersyukur atas capaian ini. “Kami tidak menyangka bisa lolos seleksi abstrak dan dipanggil ke final di UNNES pada 24 Mei 2026 bersama tim-tim hebat dari UNDIP dan UNNES. Namun berkat persiapan maksimal, doa, dan bimbingan dari pembimbing, akhirnya kami bisa membawa pulang Juara 3. Kami ingin membuktikan bahwa matematika bisa diajarkan dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan budaya Jambi,” tuturnya dengan haru.

Di tengah persaingan ketat dengan finalis dari Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Semarang, dua tim dari UIN Jambi tidak hanya membawa pulang gelar Juara 3 dan Best Innovation, tetapi juga membawa pesan penting: bahwa kampus di daerah pun mampu melahirkan karya-karya yang kompetitif, relevan, dan visioner. Semoga prestasi ini menjadi titik tolak bagi lahirnya lebih banyak penelitian dan inovasi serupa, serta menginspirasi ribuan mahasiswa lain di seluruh tanah air untuk tidak pernah berhenti berkarya, karena masa depan pendidikan matematika ada di tangan mereka yang berani berpikir berbeda. (mhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899